''DIA TANPA AKU''


















Ronald, cowok kelas 2 SMA yang naksir berat sama Citra yang masih kelas 3 SMP. Tiaaaap hari tu cowok ngambil foto Citra diem diem, nongkrong disekolahnya tiap pulang sekolah, dan ngumpulin informasi sebanyak banyaknya tentang Citra sampe se detil detilnya. Singkatnya, Cinta Mati! Cuma gara gara dia gak mau mengganggu Citra karena bentar lagi cewek itu bakal menjalani UN, dia rela nunggu sampe Citra masuk SMA buat nembak cewek itu.

Singkat cerita, Ronald bener bener niat banget buat nembak Citra. Ngutangin sahabatnya, Andika dengan alasan uang jajannya buat beli kaos sama jeans yang bakal dipake pas nembak. Makan ngirit ngirit. Bahkan sampe jualan lontong sama bakwan ke guru guru. Dan hari yang dinantikan tiba, Citra masuk SMA! Sayang, citra masuk ke SMA yang sama dengan adiknya, Reinald yang jelas bikin Ronald iri setengah mati. Tapi walaupun begitu, dia enggak mengurungkan niat buat nembak Citra. Setelah uang terkumpul, dia langsung beli kaos sama jeans yang dia idam idamkan sejak lama.

Setelah mandi kembang tujuh rupa, nyisirin rambut berkali kali, nyuci sepatu, beli buket bunga dan semprot parfum kayak nyemprot obat nyamuk, dia ditemani Andika ke rumah Citra buat nembak langsung. Naik taxi tentunya, jaim gitu..

Andika mengantar Ronald sampai ke jalan rumah Citra saja. Antara seneng, cemas dan deg degan, ronald berjalan ke rumah Citra dengan senyum sumringah. Saking senengnya sampai sampai dia gak tau kalau hidupnya udah diujung tanduk. Andikapun gak sadar, kalau ada mobil yang melaju cepat. Dia juga terlalu senang karena sahabatnya sebentar lagi akan bertemu Citra. Andika terlalu sibuk melambai pada Ronald. Dan pada akhirnya, Ronald yang gak siap langsung terhempas saat tertabrak. Rebah tanpa suara. Darah berceceran. Dan buket bunga itu hancur. Seketika, semua mimpi, harapan, dan angan angannya yang sebentar lagi terwujud, sirna sudah. Andika, yang sudah reda dari ketersimaannya langsung berlari ke arah Ronald tersungkur. Tubuh yang jiwanya sudah melayang,tewas seketika.

Reinald menganggap Citralah penyebab kematian Ronald. Sialnya dia satu kelas dengan Citra, sehingga tiap kali Reinald bertemu Citra, bawaannya selalu marah, dendam dan benci walaupun Citra sebenernya gak salah apa apa. Jadi.. gak jarang selalu ada adu mulut antara mereka berdua. Perang panas tanpa Citra tahu alasannya apa. Dan suatu hari, Citra memutuskan untuk tidak mengacuhkan Reinald lagi. Membuat Reinald berubah 180 derajat. Sekarang, tanpa sadar dia berada di posisi kakaknya. Hanya bisa melihat dan mengamati Citra tanpa bisa berinteraksi dengannya. Dan secara ajaib, perubahan sifat kedua manusia ini malah mendekatkan mereka.

Semuanya terasa indah, sampai Reinald ingat bahwa kakaknya pernah memintanya untuk menjaga Citra. Hanya menjaga, bukan memiliki. Tekanan batinpun terjadi.

"Gue suka cewek lo," ucap Reinald suatu hari di depan foto Ronald. Dan itu membuat sang kakak kemudian "kembali"!
Berbagai kejadian aneh pun terjadi. Berbagai kejadian yang dulu terjadi sekarang terjadi lagi. De Ja Vu. Membuat Reinald teringat masa lalu nya saat kakaknya masih hidup.

Dan pada akhirnya, Citra harus tahu apa yang sebenarnya terjadi.


No comments:

Post a Comment